Kovac Kecewa Mainz Sukses Bobol Gawang Bayern

Juru tak-tik Bayern Munich, Niko Kovac, mengakui kecewa lantaran Mainz sukses menyarangkan 1 goal menuju gawang Manuel Neuer dalam laga lanjutan Bundesliga, (27/10). Menurut pendapatnya, goal dari Mainz tercipta lantaran minimnya konsentrasi yang di miliki oleh para pemainnya pada awal-awal babak ke 2.

Dalam laga itu, Bayern sukses keluar menjadi pemenang. 2 goal sumbangan melalui Leon Goretzka serta Thiago Alcantara cuma bisa dibalas dengan 1 goal Mainz yang dicetak Jean-Paul Boetius.

“Aku tidak merasa gugup saat mereka sukses menyarangkan goal. Aku berpikir kecewa lantaran semua pemain tidak mengerjakan instruksi yang telah aku beri pada waktu jeda paruh pertama. Operan silang mereka sukses memanfaatkan kelengahan dari semua penggawa team saya dan sukses membikin kami kewalahan,” cetus Kovac dilansir melalui website resmi FC Hollywood.

Hal senada pun dikatakan oleh Thomas Mueller. Menurut pendapatnya, Bayern dapat memperoleh kemenangan yang setingkat lebih besar melalui Mainz. Tapi, dia mengakui masih bersyukur dengan 3 angka yang sudah diperoleh.

“Pada awal babak ke 2, mereka sukses memanfaatkan kelengahan team saya buat menyarangkan goal. Tapi, kami mampu bangkit. Kami sebetulnya bisa menyarangkan setingkat lebih banyak goal pada laga tadi. Namun, masa ini bukanlah waktu yang tepat buat membuat keluhan kemenangan yang diraih,” tutur Mueller.

Hasil positif yang di raih di Opel Arena menjadikan Bayern Munchen sekarang menempel Borussia Dortmund pada pucuk klasemen sementara Bundesliga. Ke 2 kesebelasan cuma selisih 2 poin usai Dortmund tidak berhasil mendapat kemenangan melawan Hertha Berlin.

Presiden Lechia Gdansk Jadi Saksi Kemenangan Timnas U-19 Indonesia Atas Taiwan

Presiden Lechia Gdansk Menjadi Saksi Hasil positif Tim nasional U-19 Indonesia Atas Taiwan. Tim nasional U-19 Indonesia berhasil meraih pertandingan perdana fase grup Piala Asia U-19 2018.

Tim Garuda Nusantara sukses unggul 3-1 atas tim nasional U-19 Taiwan di partai Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (18/10).

Hat-trick tim nasional U-19 Indonesia dilesakkan oleh Egy Maulana Vikri (49′) serta Witan Sulaiman (70′, 89′).

Berlaga cemerlang bareng tim nasional U-19 Indonesia, performa Egy Maulana kenyataannya ditonton dengan Presiden Lechia Gdansk, Adam Mandziara.

Berdasarkan pengamatan BolaSport. com di instagram Yusuf Mansur, Adam Mandzira mengirim gambar ia sedang melihat pertandingan tim nasional U-19 Indonesia melawan tim nasional U-19 Taiwan.

Adam Mandzira mengirimkan foto itu pada Yusuf Mansur melewati aplikasi WhatsApp. Yusuf Mansur lantas mengupload screenshot chat ia bersama Adam Mandzira.

Tak cuma mengirimkan foto, Adam Mandzira pun mendoakan guna kesuksesan Indonesia.

Tim nasional U-19 Indonesia bakal melawan tim nasional U-19 Qatar di pertandingan ke-2, Minggu (21/10/2018).

Mantan Pelatih Filipina Peringatkan Singapura di Piala AFF 2018

Melawan tim nasional Indonesia di pertandingan perdana Piala AFF 2018, tim nasional Singapura memperoleh peringatan dari Michael Weiss, mantan juru tak-tik tim nasional Filipina.

Bertanding dengan tim nasional Indonesia, Michael Weiss yang pernah melatih Filipina menyarankan tim nasional Singapura guna berbuat banyak perkembangan.

Michael Weiss menyaksikan perbedaan yang besar dari tim nasional Indonesia dengan tim nasional Singapura.

Manajer yang sekarang menukangi tim nasional Mongolia ini mengatakan itu setelah teamnya melakoni pertandingan persahabatan vs Singapura.

Tim nasional Mongolia melakoni pertandingan persahabatan melawan Singapura di Stadion Bishan, Singapura, Jumat (12/10/2018).

“Timnas Singapura sesungguhnya punya kelebihan pada sektor fisik. Secara fisik, mereka amat hebat mirip pegulat, ” tutur Michael Weiss.

Tapi kelebihan ini untuk Michael Weiss takkan terlampau menolong saat bertanding melawan Indonesia serta Filipina.

Singapura bakal menghadapi problem besar kala melawan kecepatan yang di miliki tim nasional Indonesia serta Filipina.

“Timnas Singapura sesungguhnya punya kelebihan pada lini fisikal. Dengan cara fisik, mereka amat hebat sebagaimana seorang pegulat, ” katanya.

Tim nasional Singapura bakal melawan tim nasional Indonesia pada Stadion Nasional, Kallang, di 9 November 2018.

Tim nasional Indonesia serta Singapura masuk ke pada Grup B serta bertarung dengan jawara bertahan Thailand, Filipina, dan Timor Leste.

Sulit Tembus Timnas Prancis, Kondogbia Membelot ke Afrika Tengah

Bintang dari Prancis yang sekarang memperkuat tim Valencia, Geoffrey Kondogbia, bakal memperkuat tim nasional Republik Afrika Tengah alih-alih negeri kelahirannya.

Kondogbia akan “membelot” guna membela tim nasional Rep. Afrika Tengah mulai minggu ini. Gelandang berumur 25 tahun ini terlahir di Nemours, Prancis, mengawali karier di sana, malahan sudah berjersey tim nasional Prancis semenjak tingkat junior.

Di samping punya paspor Prancis, Kondogbia memiliki hak sebagai wakil Rep. Afrika Tengah, selaku negeri dari leluhurnya.

Ia bareng Paul Pogba jadi kunci utama di sektor central tim nasional Prancis kala memenangi Piala Dunia U-20 edisi 2013. Namun begitu, seiring pertambahan umur, nasib 2 gelandang kuat ini berseberangan.

Pogba konsisten jadi tulang punggung tim nasional Prancis hingga sekarang memenangkan trofi Piala Dunia 2018.

Di sisi lain, Geoffrey Kondogbia hanya memborong 5 performa bagi tim senior Les Bleus di dalam 5 musim terbaru.

Dilansir dari Sportmediaset, ketidakmampuan berlaga di tim utama tim nasional Prancis inilah yang mendorong Kondogbia pindah haluan guna memperkuat tanah leluhurnya di Afrika Tengah.

Aturan FIFA menyuport Kondogbia pindah timnas sebab semua performanya guna tim nasional senior Prancis berlangsung di pertandingan friendly ataupun non-kompetitif.

Mantan bintang Inter Milan ini akan menjalani debut bagi tim nasional Rep. Afrika Tengah kala melawan Pantai Gading.

Kedua kesebelasan bakal bermain di turnamen Kualifikasi Piala Afrika 2019 dalam 2 pertandingan, 12 serta 16 Oktober 2018.

Masa Depan Mourinho Tak Menentu, Fellaini Siap Mendukung

Nasib Jose Mourinho di Manchester United tengah menggantung. Tapi, satu dari sekian banyak anak asuhnya, Marouane Fellaini, menegaskan para tulang punggung The Red Devils masih membela Mourinho.

Masa depan The Special One tak jelas usai MU menuliskan catatan negatif di awal kampanye musim 2018-2019.

Manchester United melewati 4 laga markas tanpa hasil positif serta menjadikan mereka melalui start paling buruk semenjak 29 tahun silam.

Wacana jika Mourinho bakal ditendang juga mengalir, khususnya menyusul kabar burung jika ia tidak akur dengan beberapa anak asuhnya.

Tapi, Marouane Fellaini menyatakan jika situasi itu malah menjadikan pemain-pemain makin dekat.

“Kami semua mau memperlihatkan jika Manchester United dapat melewati itu semua bersama-sama. Menurut aku kami semua menyuport Jose Mourinho, ” tutur Fellaini kepada Sky Sports.

Pada tengah isu tentang pemecatan Mourinho, MU ditahan imbang 0-0 dengan Valencia di pertandingan ke-2 Liga Champions Grup H di Old Trafford, Rabu (3/10/) dini hari WIB.

Fellaini menganggap, skuatnya bermain bagus walau tidak berhasil meraup 3 angka.

“Hari itu kami memperlihatkan peningkatan serta hal tersebut wajib berlanjut. Seluruh pesepakbola bakal ke arah serupa buat setingkat lebih bagus, ” katanya meneruskan.