Misi Marotta dan Conte Memulai Dominasi Inter di Liga Italia

Misi Marotta dan Conte Memulai Dominasi Inter di Liga Italia

CEO Inter Milan Beppe Marotta berharap Antonio Conte dapat membantunya memulai misi membawa Inter Milan mendominasi Liga Italia.

Hal tersebut diungkapkanya usai Inter Milan mengamankan gelar Serie A ke-19 dan pertama sejak 2010, setelah pesaing mereka Atalanta ditahan 1-1 oleh Sassuolo, Minggu (2/5).

Marotta direkrut sebagai CEO Inter pada 2019 setelah berhasil membawa Juventus mendominasi Liga Italia dalam beberapa musim terakhir.

Marotta mengatakan dia kini ingin membantu Inter Milan untuk terus meraih gelar dan memulai dominasi mereka di Liga Italia.

“Saya tiba di Inter pada 2019, pemilik menunjukkan kepada saya proyek yang ambisius dan memenuhi permintaan pelatih, yang merupakan pelatih juara dan ingin memiliki struktur yang sangat jelas,” kata Marotta dikutip dari Sempre Inter.

“Ini adalah siklus yang telah dimulai dan kami berharap akan terus berlanjut. Tahun depan kami bisa menambah bintang kedua (untuk 20 gelar liga), itu bisa menjadi mimpi baru, karena kami memenangkan Scudetto tahun ini. Akan menyenangkan untuk terus bersama, saya bahagia di Inter dan saya bahagia di Milan,” ujar Marotta menambahkan.

Marotta sebelumnya pernah bekerja dengan Conte selama masa tugas bersama di Juventus. Dia mengklaim kepribadian Conte yang kuat adalah kunci baginya menjadi pelatih yang sukses.

“Nasib tim terkait dengan manajemen teknis. Pelatih juara (Conte) itu unik dan memiliki karakter yang kuat. Saya senang bertemu Conte di Turin, saya tahu dia adalah pelatih juara,” kata Marotta.

Marotta berharap Conte akan tetap berada di Giuseppe Meazza setelah musim panas mendatang, pasalnya saat ini masa depannya di Inter Milan masih belum pasti.

“Fokus Conte, seperti kami, adalah menikmati momen. Inter membutuhkan momen yang begitu membahagiakan, inilah momen untuk menikmati apa yang telah dicapai. Ini adalah saat di mana musim baru dimulai,” kata Marotta.

Selain membutuhkan Conte, Marotta juga membutuhkan kondisi klub yang stabil secara manajerial.

“Sejarah kedua klub itu penting. Di Inter Anda merasakan sedikit perbedaan hanya karena dalam 10 tahun ini telah terjadi tiga kali pergantian kepemilikan dan tiga belas pelatih. Kami membutuhkan stabilitas. Seperti yang dia tunjukkan, ketika Conte tiba ada celah yang harus diisi, dan dia mengisinya dengan meningkatkan penampilan,” ucap Marotta.

Hasil Skor Bola UNOGOAL

Livescore UNOGOAL