Tempat Pariwisata Flores-Kelas Dunia

Posted on

Tempat Pariwisata Flores-Kelas Dunia Awal 2016, situs Lonely Planet meletakkan Flores selaku 1/10 tempat yang sangat layak dikunjungi pengunjung pada 2015. Sungguh eksotisme Flores terbentang dari sisi barat sampai timur, ini Sekelumit keeksotisan di salah satu pusatnya. Kabupaten Ende ada di sudut timur-selatan Pulau Flores. Terdapat beberapa tempat pariwisata di kabupaten itu. Paling ngetop ialah Danau Kalimutu serta Rumah Pengasingan dari sosok Bung Karno (1934-1938).

Review Singkat

Sebenarnya, ada banyak sekali tujuan wisata di indonesia lainnya yang pun patut dikunjungi. Semisal, kampung Wologai. Kampung itu masih erat dengan adat serta rumah khas Ende. Dan, Desa Wolondopo. Kampung itu ada mumi mosalaki (tetua adat). Wologai adalah kampung bersejarah di Wologai, Kecamatan Detusoko. Kampung tersebut ialah salah satu yang di tempati suku Ende Lio, keturunannya bersumber dari Gunung Lepembusu. Di kampung itu ada banyak rumah sao(adat). Sayang, tak ada lagi bangunan rumah adat asli yang umurnya ratusan tahun. Hilangnya rumah adat asli tersebut disebabkan dari kebakaran yang terlaksana 4 kali. Terakhir 2012 yang menghitamkan 18 rumah adat. Sekarang renovasi rumah adat itu sedikit lagi selesai. Rumah-rumah ini berada di zona yang luasnya kira-kira 200m2. Di tengah-tengah rumah adat, ada tumpukan batu yang membangun singgasana. Seperti altar persembahan khas warga zaman Megalitikum. Yohannes Resi, sekretaris setempat, mengungkapkan, terdapat kuburan di tetumpukan batu itu. “Mereka umumnya mosalaki,” ucapnya. Dia kemudian menunjukkan keadaan tumpukan batu yang satu diantaranya menjulang keatas. Lokasi itu dinamakan Tubu Kanga, yaitu tempat mereka melaksanakan upacara adat. Ukuran Tubu Kanga kira-kira 50m2. Tak luas, namun cukup berkapasitas seribu orang ketika upacara adat dilangsungkan. Di seberang Tubu Kanga ada gazebo. Tempat tersebut menjadi ruangan mosalaki bermusyawarah. Tak semua orang boleh masuk ke kawasan tersebut. Upacara adat kampung itu kerap berlangsung bulan Agustus. Lebih tepatnya kala musim tanam. Lalu, lanjut sesuai jadwal adat yang telah ditetapkan. Banyak sekali peninggalan leluhur yang tetap tersimpan di kampung itu. Satu diantaranya kendang kulit manusia. Dulu ada warga adat yang membuat kesalahan. Warga itu kemudian meninggal. Kulitnya dipakai jadi kendang. Tingginya poin-poin adat di kampung tersebut mengharuskan traveler berhati- hati. Terdapat aturan tersirat di kampung itu. Supaya aman, lebih baik travel minta ditemani warga setempat.

Danau Kalimutu

Masyarakat kerap menamakannya Danau Tiga Warna. Tujuan wisata ini berada 60 kilometer dari tengah-tengah Kota Ende. Danau Tiga Warna tersebut ada di tengah-tengah Taman Nasional Kalimutu. Danau itu menunjukkan 3 kawah secara warna berbeda. Hijau, biru, serta merah kegelapan. Warna tersebut tampak didalam kurun waktu tertentu akan berubah ke warna lainnya. Warga setempat mempercayai, kawah ataupun danau tersebut kawasan tempat persemayaman nyawa manusia. Kawasan mereka ada serasi dengan warna kawah tersebut. Seperti, jiwa jahat akan ada di kawah memiliki warna merah. Tip yang harus dipersiapkan, fisik tuk hingga sampai ke bukit. Gunakan busana yang tebal supaya hangat. Jangan lupa menyiapkan bekal tuk disantap di puncak. Karena, tempat itu sangat asyik tuk menunggu terbitnya matahari sebagai simbol hari baru tiba.

  1. Labuan Bajo Kota pelabuhan yang berada dibarat Flores itu ialah persingga­han menuju ke Taman Nasional Komodo, lokasi hidup ’’naga purba” yang cuma berada di Indonesia.
  2. Wae Rebo Desa mungil secara 7 rumah kerucut satu-satunya di dunia itu menawarkan pariwisata heritage tak tertandingi. BerlokasiBerlokasi di Ruteng, Wae Rebo menawarkan petualangan pendakian tuk melihat warisan budaya yang diresmikan UNESCO ini.
  3. Liang Bua Masih di Ruteng, Liang Bua merupakan warisan arkeologi bernilai, la pernah jadi kediaman Homo floresiensis, Hobbit dari Flores.
  4. Kampung Bena Kampung bebuyutan di Kabupaten Ngada itu mempunyai ciri khas dari Megalitikum.
  5. Danau Kalimutu Danau 3 warna itu menyimpan keelokan tak terkira, khususnya saat dinikmati sambil menunggu sunrise.

Leave a Reply

Your email address will not be published.