Wisata Ini Berpotensi Sebagai Sumber Pendapatan Negara

Banyak tujuan wisata pilihan untuk liburan asyik di Lampung. Dari banyaknya, ada Tiga destinasi utama yang bakal semakin dipercantik. Pulau Pahawang, Pesawaran salah satunya menjadi destinasi pariwisata potensial di Lampung. Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo juga mendorong agency dan industri yang terintegrasi dalam Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Lampung mengikuti mengembangkan 3 wisata itu (Pulau Pahawang, Teluk Kiluan, dan Pantai Tanjungsetia). Utamanya untuk sumber pendapatan negara.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama-sama kabupaten memang terfokus mengembangkan ke-3 destinasi itu. Manalagi setelah ketiganya termasuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2016 saat digelar Kementerian Pariwisata. Keterlibatan dari Forum CSR diharap berkesempatan berdampak positif guna membangun sarana prasana disana. “Pemerintah punya keterbatasan dana. Nah, dengan keterlibatan pihak swasta melalui dana CSR jelas sangat membantu percepatan penyediaan sarana prasarana pariwisata,” kata Ridho pada detikTravel, (5/9/2016).

Forum CSR Lampung juga bersama-sama membuat Pulau Pahawang menjadi pilot project kemajuan wisata. Para pengusaha serta perusahaan yang terhimpun didalam Forum Corporate CSR Lampung sudah melangsungkan Focus Group Discussion (FGD) temanya ‘Pemberdayaan Potensi Wisata Lampung, Pilot Project Pahawang’.

Kegiatan itu melibatkan 50 perusahaan lebih yang bertempat di daerah Lampung. Awalnya, pada Minggu (4/9), Forum CSR memetakan problem Pulau Pahawang dengan menyelenggarakan sejumlah aktivitas di pulau memiliki jarak 10 km dari Bandar Lampung tersebut. Antara lain, pembudidayaan awal terumbu karang, fogging, pengobatan besar, dan pemberian tong sampah. “Terbilang banyak yang perlu dibenahi di Pahawang supaya destinasi wisata ini nyaman,” ujar Veronica Saptarini, Ketua Forum SCR Lampung.

Pulau Pahawang pribadi memang sudah terkenal keeksotisannya. Di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2016, pulau tersebut mendapat nominasi dalam kategori Surga Tersembunyi Terpopuler. Kedepannya Pahawang bakal dikembangkan dengan konsep 5S yaitu senyum, spesial, snorkeling, santai, dan suvenir. Penggarapan Pulau Pahawang ini harus dilakukan zonanisasi semacam zona perkampungan, akomodasi penginapan, pelabuhan, restoran, dan kafe. Disamping itu juga, zona camping ground, lalu ada zona outbound, supaya para wistawan tidak cepat bosan atau merasa monoton jika pergi ke pantai.

Pulau Pahawang disarankan mencontoh Gili Trawangan, Lombok. Tersedia trek jalan mengeksplor pulau sepanjang garis pantai. Arena snorkeling pun harus menjadi spesial dan tujuan mendasar di pulau Pahawang. “Harus ditata lebih bagus tapi tak merusak spot area lantaran sering didatangi wisatawan,” ucap Saptarini.

Langkah pertama dari Forum CSR guna membenahi wisata Pulau Pahawang ialah dengan mengikut sertakan Perum Damri Lampung mendirikan tempat sarana mandi, cuci, serta kakus (MCK). Melewati dana yang dihimpun CSR ‘BUMN Hadir untuk Negeri’ Perum Damri sedang membangun 17 unit MCK disana. “Pahawang musti bersih dan layak didatangi wlsatawan. Oleh sebab itu, dana CSR tahun ini diwujudkan pada bentuk pembangunan MCK,” ujar Yulianto, Manajer Umum Perum Damri Lampung.

Perum Damri pun melayani angkutan menuju Pulau Pahawang dengan melintasi Dermaga Ketapang, selaku akses terdekat wisatawan ke Pahawang. Angkutan perintis tersebut berangkat dari Terminal Induk Rajabasa yang ada di Bandar Lampung, melalui Dermaga Ketapang di Pesawaran tiap hari dengan tarif bersahabat.

Related posts

Leave a Comment